Beda Kelas Inter dan Juventus

Agustus 31, 2009 pukul 3:35 am | Ditulis dalam Berita Terkini, Liga Italia | Tinggalkan komentar
Tag:

Inter Milan dan Juventus memenangi duel big match pekan kedua Seri A. Unggul telak atas tim papan atas, keduanya menunjukkan kalau mereka punya kelas yang beda: penantang serius Scudetto.

Setelah menjalani laga pra musim yang kelam, nama AC Milan kembali dianggap sebagai penantang perebutan Scudetto usai kemenanan 2-1 atas Siena di pekan pertama kompetisi. Namun setelah laga di San Siro akhir pekan kemarin, anggapan tersebut perlahan bisa dikesampingkan.

Derby Della Madoninna yang diprediksi sengit ternyata berjalan satu arah, dengan Inter tampil dominan. Kartu merah yang diterima Genaro Gattuso memperparah kondisi Milan. Setelah tiga gol bersarang di babak pertama, Rossoneri menyudahi laga dengan menanggung malu 0-4.

Inter yang tampil buruk saat diimbangi Bari pada pekan perdana, menunjukkan kerjasama tim yang sangat baik saat dijamu Milan. Hampir seluruh gol Nerazzurri, yang dilesakkan Tiago Motta, (penalti) Diego Militto, Doglas Maicon dan Dejan Stankovic, lahir dari prosesi yang tersusun dengan apik.

Kedatangan Wesley Sneijder dari Real Madrid beberapa hari lalu menjadi berkah besar buat Jose Mourinho. Gelandang serang Belanda itu bermain luar biasa di belakang duet Samuel Eto’o dan Militto. Tiga pemain tersebut bisa jadi modal utama Inter mempertahankan gelar juaranya musim ini.

Juga menunjukkan status sebagai penantang kuat untuk bersaing meraih Scudetto hingga akhir musim nanti adalah Juventus. Bianconeri kini menjadi satu dari empat klub yang meraih hasil 100% dari dua laga yang sudah dilewati.

Tapi bukan sekedar enam poin tersebut yang membuat “Si Nyonya Tua” dianggap punya kelas yang berbeda. Penampilan atraktif anak didik Ciro Ferrara saat membungkam AS Roma malam tadi adalah bukti awal kalau Juventus punya modal besar untuk menancapkan kembali kukunya di Seri A, setelah terakhir jadi juara di 2004.

Sama seperti Inter, pembelian Juventus menunjukkan kinerja yang sangat memuaskan. Diego Ribas dan Felipe Melo jadi motor kemenangan Juventus dalam lawatannya ke Stadion Olimpico.

Penantang lainnya?

Khusus Milan, Leonardo punya setumpuk pr yang harus dia selesaikan dalam waktu cepat kalau tak mau keburu tertinggal jauh atas dua pesaingnya di atas. Emosionalnya Genaro Gattuso saat dirinya dikartu merah menunjukkan tingkat frustasi tinggi anggota skuad Diavolo Rosso atas kekalahan dalam laga derby, dinihari kemarin.

“Jelas itu merupakan kesalahan saya karena tidak menggantinya lebih cepat. Tapi (Clarence) Seedorf belum siap turun dan dia juga tengah dikompres dengan es pada pahanya karena mengalami masalah otot,” ungkap Leonardo mengomentari kartu merah yang didapat kaptennya.

Beberapa jam setelah kekelahan memalukan tersebut, Leonardo sempat menyatakan kalau Milan mungkin akan melakukan pembelian baru demi memperkuat pasukannya. Namun siapa nama yang jadi kandidat tidak diketahui pasti.

Jika merunut pada klasemen akhir musim lalu, Fiorentina dan Genoa harusnya ada di daftar penantang papan atas. Penampilan La Viola sejauh ini terhitung tak terlalu mengecewakan, mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan.

Justru Genoa yang mampu dapat hasil sempurna dari dua laga perdananya. Mereka pun untuk sementara berbagi puncak klasemen bersama Lazio, Juventus dan Sampdoria.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: